17 KOMENTAR

  1. […] Lebih lanjut dia mengatakan, kehadiran bus listrik buatan dalam negeri ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sejumlah isu seperti perubahan iklim, angkutan publik, dan ketahanan industri sekaligus energi dalam negeri. Ia pun berharap, prototype bus listrik buatan UI tersebut dapat diproduksi secara massal. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  2. […] “Dengan penerapan pajak karbon ini, tidak hanya mengubah perilaku konsumen, namun juga praktik buruk produsen penyumbang emisi karbon tinggi dan pemerintah harus menjadikan skema pajak karbon ini sebagai instrumen untuk menekan emisi,” kata Haruni. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  3. […] “Terdapat slogan if it is not safe, it is not food, yang berarti pangan yang aman sangat penting untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan manusia. Pangan yang aman juga berkontribusi mewujudkan ketahanan pangan dan penguatan sistem pengawasan pangan, yang pada akhirnya bisa mengurangi masalah penyakit bawaan pangan,” ujar Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S Achmad, belum lama ini. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  4. […] Delegasi Indonesia yang diwakili Direktur Penataan Sumber Daya Kominfo, Denny Setiawan menyebut, saat ini pemerintah tengah melakukan proses refarming dan reassignment untuk 5G pada pita frekuensi sedang 3,5GHz, yang direncanakan diluncurkan pada 2023. “Sementara itu untuk penggunaan pita frekuensi 6GHz dan 4,9GHz untuk IMT 5G baru akan diputuskan setelah WRC-23,” ungkapnya. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  5. […] Menurut keterangan tertulis dari UNY, salah satu tim yang mendapat program ini BEM Fakultas MIPA UNY. Kegiatan yang diadakan, pemberdayaan komoditas jagung dan peningkatan taraf kesejahteraan pendidikan di Padukuhan Bendogede 1, Bendogede 2, dan Padukuhan Mendak, Kalurahan Sumbergiri, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, belum lama ini. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  6. […] “Kasus-kasus penolakan produk kelautan dan perikanan dari Indonesia yang dilakukan negara tujuan ekspor, bisa terjadi karena ditemukan kandungan bahan-bahan berbahaya. Sebut saja, bakteri salmonela, logam berat, histamin, decompose, filthy, dan lainnya. Namun dengan menggunakan teknologi iradiasi untuk produk ekspor, bisa menjadi langkah perbaikan ekspor untuk seluruh produk kelautan dan perikanan secara merata dari hulu ke hilir,” ujar Dedy. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  7. […] Optimalisasi harus dipahami sebagai pemanfaataan optimal yang berpegang pada prinsip safe yield. Sehingga ketidakseimbangan antara eksploitasi air tanah dan air permukaan bisa terhindarkan. Kemerosotan air tanah bisa dicegah, atau sekurang-kurangnya bisa memperpanjang umur air tanah. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  8. […] “Awal pengembangan Femicam dilakukan perancangan kamera untuk dokumentasi IVA test pada 2015. Selanjutnya, studi penggunaan dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) bersama FKUI (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia) dan pengembangan produk sesuai standar medis,” ujar Syailendra. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  9. […] “Biomassa mengandung sulfur yang lebih rendah sehingga dapat mengurangi pemanasan global. Co-firing  bisa meningkatkan bauran energi terbarukan dengan cara relatif cepat. 5 persen co-firing biomassa itu setara 0,9 persen bauran energi terbarukan. Padahal biomassa ini relatif mudah dan murah. Juga, dapat memberi kesejahteraan bagi masyarakat karena menimbulkan multiplier effect dalam penyediaan biomassanya,” papar Edi. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  10. […] Selain memperluas kerja sama pertahanan RI-AS di bidang pendidikan dan latihan melalui program US Military Assistance Program (US-MAP), juga program pengadaan alutsista untuk TNI AD, TNI AL, dan TNI AU digelar melalui US Foreign Military Sales (US-FMS). Kunjungan Presiden Soeharto ditindaklanjuti dengan kunjungan Wakil Panglima ABRI/Panglima Kopkamtib, Jenderal M Panggabean (1971) dan kunjungan KSAD, Jenderal Umar Wirahadikusumah ke AS (1971). Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  11. […] Menurut Peneliti BB Padi Satoto, varietas Respati berasal dari persilangan Maros dengan F110 dan Bio9. Varietas tersebut dikenal unggul di hasil dan mempunyai ketahanan terhadap hama dan penyakit, antara lain wereng coklat biotipe 1 dan 2 dan penyakit hawar daun bakteri (HDB) patotipe III dan VIII merupakan warisan dari salah satu tetuanya yaitu Bio9. Respati juga tahan terhadap penyakit blas terutama ras 033, 073, dan 133 menambah deretan kelebihan dari padi inbrida ini. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  12. […] “Kita sudah merasakan dampak krisis pangan global. Harus ada rencana-rencana besar agar kita terbebas dari ancaman. Saya minta Menteri Pertanian, Menteri KLHK, dan Menteri Agraria/Kepala BPN, dan Menteri BUMN, serta lembaga terkait lainnya berkoordinasi untuk memanfaatkan lahan kita memproduksi bahan pangan,” titahnya. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  13. […] “Produsen pangan, yaitu petani yang tinggal di desa, mencapai 35,94 juta pekerja. Termasuk di dalamnya warga miskin ekstrem. Proporsi penduduk desa mencapai 71 persen. Artinya, konsumen pangan pun tinggal di desa. Untuk menangkal krisis pangan ini pemerintah menjalankan tujuh strategi baru pengelolaan desa,” ujar Halim, belum lama ini. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  14. […] “FAO (Organisasi Pangan Dunia) telah mengatakan bahwa kita akan memasuki krisis pangan dunia, di mana kelaparan akan terjadi dan ini menjadi tantangan juga bagi Indonesia. Masa tanam misalnya, tidak lagi terpola karena perubahan cuaca. Musim tanam Oktober-Maret kini acap kali terlambat di beberapa tempat karena hujan belum turun. Begitu pun kemarau yang masih kerap turun hujan,” ujarnya, belum lama ini. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

  15. […] Kekeringan DAS Paraná itu seolah mewakili kondisi “normal baru” lantaran lumbung pangan regional utama di seluruh dunia menghadapi perubahaan suhu luar biasa tinggi. Kekeringan juga membawa bencana kebakaran hutan di Argentina. Sementara Paraná mengalami rekor kekeringan, daerah aliran Sungai Amazon yang berdekatan di Manaus, Brasil, justru dihantam banjir di periode yang sama. Banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya. Artikel selengkapnya dapat anda baca di Majalah Sains Indonesia edisi Juli 2022 […]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini